Rapat diadakan menjadi 3 sesi yakni sesi pertama untuk Kelas X, Sesi kedua untuk Kelas XI dan Sesi Ketiga untuk Kelas XII.
Rapat komite tidak hanya membahas program dan perkembangan sekolah, tetapi juga menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan edukasi kepada peserta didik dan orang tua, khususnya mengenai tertib administrasi kendaraan, literasi keuangan, keamanan layanan keuangan, budaya menabung, hingga persiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Edukasi Tertib Pajak dan Keselamatan Berkendara
Narasumber pertama, Bapak Wibowo dari Samsat Purwodadi, menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor.
Menurutnya, pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan penyediaan berbagai fasilitas bagi masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan semakin tertib dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Selain persoalan pajak, Bapak Wibowo juga mengingatkan peserta didik agar selalu tertib dan aman dalam berkendara. Peserta didik diharapkan selalu menggunakan helm, membawa surat-surat kendaraan, serta mematuhi peraturan lalu lintas.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan adanya program layanan Samsat yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan tanpa harus menggunakan KTP pemilik lama. Program tersebut berlaku hingga akhir Agustus 2026.
OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan dan Pinjaman Online
Materi berikutnya disampaikan oleh Edwin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam paparannya, peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran OJK dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan serta pentingnya menggunakan layanan keuangan secara bijak.
Edwin juga mengingatkan peserta untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan, terutama yang berasal dari panggilan telepon atau komunikasi dari nomor yang tidak dikenal.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan dan informasi OJK apabila menemukan permasalahan terkait layanan keuangan, termasuk persoalan pinjaman online (pinjol).
OJK juga mengajak masyarakat untuk terus memperbarui informasi mengenai literasi dan keamanan keuangan melalui kanal resmi OJK.
Sekolah Gratis, Namun Ada Kegiatan Penunjang Pendidikan
Selanjutnya, Bapak Masmo menyampaikan penjelasan mengenai pembiayaan pendidikan di SMK Negeri 1 Purwodadi.
Disampaikan bahwa biaya pendidikan di sekolah pada prinsipnya gratis, namun terdapat beberapa kegiatan yang membutuhkan pembiayaan karena merupakan bagian dari program penunjang pendidikan peserta didik. Beberapa di antaranya adalah kegiatan outing class dan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Pembiayaan kegiatan tersebut pada dasarnya kembali untuk kepentingan dan pengalaman belajar peserta didik sehingga mereka memperoleh pengalaman yang lebih luas di luar lingkungan sekolah.
Satu Siswa Satu Rekening dan Persiapan PKL
Kepala SMK Negeri 1 Purwodadi, Bapak Miftahul Ulum, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menyampaikan kembali sejumlah hal yang telah disampaikan oleh narasumber sebelumnya, sekaligus menjelaskan berbagai program sekolah.
Salah satu program yang dikembangkan sekolah adalah kerja sama dengan BPR BKK Purwodadi melalui program “1 Siswa 1 Rekening”. Program tersebut diharapkan dapat memperkenalkan budaya menabung kepada peserta didik sejak dini.
Dengan nominal awal yang dapat dimulai dari Rp5.000, peserta didik diharapkan terbiasa menyisihkan sebagian uangnya untuk ditabung. Kepala sekolah juga mengajak orang tua untuk memberikan dukungan agar kebiasaan menabung dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari peserta didik.
“Mulai dari sekarang, anak-anak dilatih untuk mandiri dan memiliki budaya menabung.”
PKL sebagai Wahana Mendidik Kemandirian
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah juga memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang akan ditempatkan pada semester 6.
PKL tidak hanya dipandang sebagai kegiatan untuk memenuhi tuntutan kurikulum, tetapi juga sebagai wahana mendidik peserta didik agar lebih mandiri, memiliki keterampilan, mengenal dunia kerja, dan mendapatkan pengalaman nyata di lapangan.
Penempatan PKL nantinya akan mempertimbangkan minat dan rencana masa depan peserta didik. Bagi peserta didik yang memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dapat diarahkan untuk melaksanakan PKL di dalam kota. Sementara bagi peserta didik yang memiliki orientasi untuk bekerja, peluang PKL di luar kota dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang lebih luas.
Penguatan Tata Tertib dan Pendidikan Karakter
Bapak Miftahul Ulum juga menyampaikan beberapa kebijakan sekolah terkait ketertiban peserta didik, salah satunya mengenai pengaturan lahan parkir.
Area parkir sekolah dibatasi untuk peserta didik kelas XI dan XII. Waktu akses parkir juga dibatasi hingga pukul 06.40 WIB. Setelah waktu tersebut, peserta didik yang membawa kendaraan diarahkan untuk menggunakan area parkir di luar sekolah.
Selain kedisiplinan, Kepala Sekolah menekankan bahwa pendidikan karakter dimulai dari keluarga. Nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, ketakwaan, tanggung jawab, dan sikap baik perlu dibangun sejak dari lingkungan keluarga dan diperkuat di sekolah.
Orang tua juga diharapkan turut memberikan pengawasan terhadap penampilan dan pergaulan peserta didik. Dalam hal penggunaan make-up, peserta didik diimbau untuk menggunakannya secara seperlunya dan sewajarnya ketika berada di lingkungan sekolah.
Pengawasan terhadap pergaulan anak juga menjadi perhatian bersama mengingat tantangan pergaulan generasi muda saat ini semakin kompleks. Sekolah berharap orang tua dan guru dapat terus membangun komunikasi yang baik sehingga perkembangan peserta didik dapat didampingi secara optimal.
Membangun Kolaborasi untuk Masa Depan Peserta Didik
Rapat Komite Tahun Pelajaran 2026/2027 menjadi bagian penting dari upaya SMK Negeri 1 Purwodadi untuk membangun komunikasi yang terbuka antara sekolah dan orang tua.
Melalui kolaborasi tersebut, sekolah berharap seluruh program pendidikan dapat berjalan dengan baik serta mendapatkan dukungan dari orang tua dan seluruh pemangku kepentingan.
Dengan menguatkan literasi keuangan, kedisiplinan, keselamatan berkendara, budaya menabung, kemandirian, pengalaman dunia kerja, serta pendidikan karakter, SMK Negeri 1 Purwodadi terus berkomitmen mempersiapkan peserta didik menjadi generasi yang berkarakter, unggul, peduli lingkungan, dan berwawasan global.
Kelola uang dengan bijak, raih masa depan terbaik!
Tim HUMAS SMKN 1 Purwodadi

0 Response to "Rapat Komite SMKN 1 Purwodadi Tahun Pelajaran 2026/2027, Perkuat Sinergi Sekolah, Orang Tua, dan Mitra"
Post a Comment